ORANG BAIK, GIMANA CARANYA ?

Jadi orang baik memang susah susah gampang. Kadang harus dihadapkan dengan anggapan orang yang mengatakan “sok baik”, “pura-pura baik”, “biar dipuji”, dan atribut-atribut kurang mengenakkan lainnya. Tapi sebenarnya jadi orang yang tercela itu juga tidak kalah sulitnya. Bayangkan harus punya mental kuat dan hati sekeras baja. Sulit lho membentuk perilaku ini. Belum lagi harus bermuka tebal dan memiliki modal yang banyak. Bayangkan, seorang pembohong misalnya, setidaknya dia harus memiliki ingatan yang kuat plus kemampuan memahami pribadi orang yang mau dibohongi agar dia suskses melakukan kebohongannya.
Ini adalah sebuah kisah tentang seorang Ustadz, sebut saja namanya Ustadz Pur. Beliau memiliki seorang santri yang agak bandel sekaligus “nakal” dan secara kebetulan sang santri adalah putra pimpinan Pondok Pesantren dimana Ustadz Pur mengajar. Sebut saja santri itu bernama Sam. Sam ini seringkali melakukan tindakan secara diam-diam yang bertentangan dengan syariat Islam. Sudah banyak dari kalangan santri yang mengetahuinya, namun merasa segan untuk melaporkannya kepada Pimpinan pondok, sekaligus ayahnya. Semuanya tetap menjadi rahasia umum.
Suatu ketika Ustadz Pur menemui anak didiknya itu

Ustadz Pur : Sam,kamu tahu tidak orang baik itu orang yang bagaimana ?
Sam : Yach Ustadz, gitu aja nanya. Orang baik itu yach orang yang mengamalkan agama dan beribadah dengan baik juga.
Ustadz Pur : tapi banyak lho orang yang mengamalkan agama dan ibadahnya juga rajin tetapi perilakunya justru tidak baik
Sam :Kalau menurut Ustadz bagaimana ?
Ustadz Pur :Yach, orang baik itu ya orang yang pada saat merasa sendirian tanpa pengawasan manusia dia tetap dalam keadaan baik pula.Karena orang baik selalu merasa bahwa sekalipun dia bisa menipu pandangan manusia namun sulit untuk menipu Allah. Dia selalu mengawasi maka orang baik itu akan selalu menjadi orang baik, pada saat ada manusia yang mengawasi maupun pada saat sendirian terpisah dari makhluknya.
Sam merasa tersindir oleh perkataan sang Ustadz. dia hanya terdiam ….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: