Posted on 5 Februari 2013 by susiyanto

Kelompok Srandul Dusun Kedung Balar, Desa Gebang, Nguntoronadi- Wonogiri (Sumber Gambar:Hihmatun Hayu, Pusporini (2012) Nilai Budaya Dalam Kesenian Srandil di Dusun Kedung Balar, Desa Gebang, Kec. Nguntoronadi, Kab. Wonogiri.Skripsi S1, Universitas Negeri Yogyakarta).
Wonogiri adalah sebuah kabupaten di Jawa Tengah. Sejumlah kesenian rakyat pernah hidup di daerah ini. Diantaranya adalah kesenian Srandul atau juga sering disebut Srandil. Srandul adalah sebuah wujud kesenian drama tari rakyat yang bernafaskan Islam. Apabila ditengok dari syair dan adegan yang di dalamnya menunjukkan adanya upaya dakwah untuk perbaikan pendidikan moral, agama, etika, dan estetika. Dalam setiap tembangnya secara tersurat menggambarkan tentang tuntunan perjalanan hidup manusia agar selamat dunia dan akhirat sesuai dengan ajaran Islam. Baca selebihnya »
Filed under: Gallery Dakwah | Tinggalkan sebuah Komentar »
Posted on 10 Oktober 2012 by susiyanto
(STUDI KASUS INSTITUUT VOOR DE JAVAANSCHE TAAL DI SURAKARTA)
PENDAHULUAN

Johann Friedrich Carl Gericke (Sumber: Wikipedia)
Sejak awal Belanda menghendaki penguasaan terhadap narasi sejarah bangsa jajahannya. Di Jawa, pengumpulan tradisi-tradisi lokal dan manuskrip kuno telah menjadi salah satu agendanya. Sejumlah akademisi Belanda diturunkan untuk menggali pelbagai data terkait. Kesarjanaan yang memiliki penguasaan terhadap tradisi, adat istiadat, dan sistem nilai suatu masyarakat akan berguna dalam membangun pendekatan, termasuk dalam merancang format hegemoni dan pelanggengan kekuasaan. Baca selebihnya »
Filed under: Sejarah Peradaban | Ditandai: Barat, budaya, Kristen, Kristenisasi, orientalis | Tinggalkan sebuah Komentar »
Posted on 24 April 2012 by susiyanto
PENDAHULUAN
Raden Bratakesawa, seorang tokoh muslim di Jawa, selama ini banyak disalahpahami orang. Beberapa cendekiawan Kristen, misalnya, menggambarkan pribadinya sebagai tokoh kebatinan. Dari deskripsi manipulatif inilah kesalahpahaman itu berakar. Padahal Bratakesawa adalah seorang muslim, bahkan seorang dai. Hal ini terungkap dari testimoni dan kiprahnya dalam membangun kehidupan rohani masyarakat muslim di Jawa melalui tulisan-tulisan berbobot yang dihasilkannya. Baca selebihnya »
Filed under: Biografi Pemikiran | Komentar Dimatikan
Posted on 18 Maret 2012 by susiyanto
PENDAHULUAN

Karya Abu Shalih al-Armini yang diterjemah ke Bahasa Inggris oleh B.T.A. Evetts (koleksi: Susiyanto)
Atribut yang tersemat sebagai “agama penjajah” terhadap agama Kristen nampaknya masih menjadi aib besar bagi karya misi penginjilan di Indonesia. Kenyataan ini membuat berbagai pihak Kristen, termasuk Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (PGI), merasakannya sebagai beban sejarah.[1] Tidak heran jika pada masa kini sejumlah akademisi Kristen di Indonesia berupaya untuk merekonstruksi sebuah versi sejarah yang ramah terhadap eksistensinya. Diantaranya dengan mencetuskan teori bahwa Kekristenan “sebenarnya” telah tiba di Indonesia lebih awal dari era imperialisme dan kolonialisme Barat. Dengan demikian kedatangan Kristiani yang bersamaan dengan masa penjajahan bangsa Eropa hanya akan diposisikan sebagai “merebut kelupaan masa silam” saja.[2] Baca selebihnya »
Filed under: Sejarah Peradaban | Ditandai: Imperialisme Kristen, Kolonialisme Kristen, Kristen, Kristenisasi, sejarah Kristen, Sejarah Kristen Indonesia | Tinggalkan sebuah Komentar »
Posted on 27 Januari 2012 by susiyanto
PENDAHULUAN

Serat Jangka Jayabaya Syekh Bakir yang dilatinkan oleh R. Tanoyo. (Koleksi: Susiyanto)
Bagi sebagian penduduk Jawa, Jangka Jayabaya dianggap memiliki kedudukan yang istimewa. Kitab “legendaris” ini diposisikan sebagai “panduan” guna mengetahui masa depan kehidupan yang berkembang di atas daratan Pulau Jawa. Secara mitologis keberadaan kitab ini sering dihubungkan dengan adanya nuansa ramalan dan proyeksi jaman. Namun demikian hanya sedikit orang Jawa yang pernah membaca buku ini secara langsung. Bahkan lebih sedikit lagi yang mengetahui bahwa karya sastra ini memiliki banyak versi. Baca selebihnya »
Filed under: Telaah Perkamen | Ditandai: Islam Jawa, Jayabaya, Kristen, Kristenisasi, Ramalan Jayabaya | Tinggalkan sebuah Komentar »
Posted on 1 Januari 2012 by susiyanto
Here’s an excerpt:
The concert hall at the Syndey Opera House holds 2,700 people. This blog was viewed about 31.000 times in 2011. If it were a concert at Sydney Opera House, it would take about 11 sold-out performances for that many people to see it.
Click here to see the complete report.
Filed under: Sambung Rasa | Komentar Dimatikan
Posted on 5 Agustus 2011 by susiyanto
PENDAHULUAN
Relasi antara kristenisasi dan kolonialisme Belanda telah lama bergulir menjadi perbincangan serius di kalangan peminat sejarah pekabaran Injil di Indonesia. Kenyataan ini membuat pihak Kristen, termasuk Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (PGI), hari ini merasa bahwa hal tersebut merupakan beban sejarah.[1] Di satu sisi banyak penulis yang berusaha mengungkapkan kaitan keduanya sebagai semacam simbiosis mutualisme, sementara di pihak lain berupaya menegasikannya. Baca selebihnya »
Filed under: Sejarah Peradaban | Tinggalkan sebuah Komentar »